Wednesday, June 14, 2017

Film Hollywood Rasa Tiongkok


Sekitar 3 bulan terakhir ini, aku pribadi memang cukup sering menonton film. Baik itu lewat bioskop ataupun hanya mendownload dan menontonnya via HP. Kebanyakan memang film Hollywood, disambil selingan anime. Dari yang jadul-jadul seperti Shawshank Redemption yang baru aja sempat ditonton, sampai yang terakhir ditonton adalah Wonder Woman. Ini juga yang menyebabkan blog ini ketambahan 1 label lagi, yaitu Review Film. Yah paling ngga blog yang sempat vakum berbulan-bulan ini bisa aktif lagi :D

Dari sekian banyak film Hollywood yang ku tonton. Ada sesuatu yang menggelitik hatiku. Mengapa film-film Hollywood yang notabene pusatnya ada di Amerika Serikat, memuat begitu banyak unsur negara Tirai Bambu Tiongkok? Entah itu aktornya atau juga latar tempatnya.

Ngga nyadar?
Berikut beberapa film Hollywood yang ku tonton dan ditemukan unsur negara Tiongkok-nya :

1. Transformer : Age of Extinction (2014)

(Cukup banyak unsur Tiongkok pada film ini, dari aktor, tempat bahkan sampai produk)

2. Doctor Strange (2016)

(Tempat battle scene yang terakhir pada film ini berlatar di Tiongkok)

3. Independence Day : Resurgence (2016)

(Salah satu pilot tempurnya berkewarganegaraan Tiongkok dan sempat ada adegan dia berbicara dengan Bahasa Tionghoa)

4. Now You See Me 2 (2016)

(Dengan latar belakang tempat di Tiongkok, film ini juga menghadirkan artis terkenal Asia, Jay Chou)


Sebenarnya sih masih banyak lagi, tapi cuma 4 ini yang otakku bisa ingat. Ini belum ditambah dengan kehadiran minor dari aktor-aktor terkenal Asia lainnya seperti Joon-Gi Lee pada film Resident Evil : Final Chapter, penyebutan kata-kata China yang ada terselip seperti film bencana 2012, ataupun latar tempat di Hongkong seperti di film Pasific Rim.
Akan tetapi memang akhir-akhir ini, unsur Tiongkok lah yang paling banyak hadir di dalam film-film produksi Hollywood.

Pertanyaannya, mengapa?

Foto tabel dibawah ini mungkin bisa membantu kita menjawabnya...




Yepp, jawabannya ga jauh-jauh dari kata DUIT.

Tiongkok sekarang menjadi primadona Hollywood dalam memasarkan filmya. Dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, jumlah pemasukan dari tiket bioskop di Tiongkok sendiri bisa lebih dari 16% dari pendapatan total sebuah film. Amazing kan?

Makanya tak heran apabila Hollywood menganakemaskan Tiongkok. Entah itu mengajak aktor terkenal dari wilayah Tiongkok untuk ikut andil, memakai tempat terkenal disana sebagai salah satu scene dalam sebuah film, penyebutan kata-kata yang familiar bagi warga Tiongkok, ataupun kerjasama dengan rumah produksi lokal disana.

Pokoknya dengan memakai unsur yang ada pada Tiongkok, maka diharapkan semakin banyak pula penonton lokal yang tertarik untuk menonton filmnya.

Tapi kolaborasi Hollywood-Tiongkok sendiri tidak hanya menguntungkan para sineas dan rumah produksi Hollywood dan hanya membuat Tiongkok sebagai "sapi perah" saja. Momen ini juga dengan cerdik dimanfaatkan oleh sineas Tiongkok untuk berkembang.

Yuan Li, seorang produser pertelevisian dari Tiongkok menyebutkan bahwa negara mereka sedang bersiap untuk menyiapkan konten yang lebih berkualitas untuk pasar Internasional. Dengan berkerjasama dengan pihak Hollywood tentu saja akan menguatkan standar mereka. Bahkan sudah diprediksi, tahun depan film produksi asli dari tanah Tiongkok akan menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan mulai menggeser ke digdayaan film-film Hollywood.

Aku sendiri berpikir, langkah ini cerdas. Karena pihak Tiongkok tidak membiarkan diri mereka sebagai objek yang hanya diambil keuntungannya saja. Dengan banyaknya aktor, promosi tak langsung tempat-tempat terbaik di Tiongkok dan kerjasama antar Hollywood dengan Tiongkok, mereka bisa belajar dari sineas Hollywood yang memang sudah terkenal kualitas konten filmnya.

Mungkin negara kita tercinta Indonesia harus mulai belajar seperti halnya Tiongkok. Dengan potensi yang kurang lebih sama dengan mereka, jangan sampai kita hanya menjadi "sapi perah" tanpa mendapatkan manfaat dan pelajaran yang bisa membuat kita semakin maju.

Wassalam.

Sumber : 1 2 3 4

0 comments:

Post a Comment